Selayar, Sinjai, dan Pangkep Kejar Makassar di Pra PORPROV Dayung 2025

TEGASNEWS.COM – Makassar. Kontingen Kota Makassar sementara ini memimpin perolehan medali dalam Pra Pekan Olahraga Provinsi (Pra PORPROV) Sulawesi Selatan cabang olahraga dayung yang digelar di Danau Tanjung Bunga.

Hingga hari keempat Selasa 18 Nopember 2025, Makassar telah mengumpulkan total 32 medali, terdiri dari 15 emas, 10 perak, dan 7 perunggu.

Di posisi kedua, Kabupaten Selayar meraih 15 medali dengan rincian 4 emas, 7 perak, dan 4 perunggu. Disusul Kabupaten Sinjai dengan 11 medali (4 emas, 4 perak, 3 perunggu) serta Kabupaten Pangkep 9 medali (4 emas, 2 perak, 3 perunggu).

Sementara Kota Palopo berhasil meraih 14 medali, dengan 4 emas, 2 perak, dan 8 perunggu.

Hari ini, Rabu (19/11/2025), sejumlah mata lomba masih memasuki fase final. Rencananya, sore nanti akan digelar penutupan Pra PORPROV sekaligus pengumuman daerah yang menjadi juara dan lolos sebagai peserta PORPROV 2026 di Kabupaten Wajo dan Bone.

Pra PORPROV Sulsel cabang dayung dibuka pada Jumat (14/11/2025) oleh Dankodaeral VI, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.H., M.M., di Dermaga Layang Mako Kodaeral VI. Pertandingan berlangsung sejak 15–19 November 2025 di Danau Tanjung Bunga, Makassar.

Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sulsel, Dr. H. Alimuddin SH, MH, ditemui terpisah menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar terhadap penyelenggaraan ajang ini.

Menurutnya, Pra PORPROV bukan sekadar seleksi atlet, tetapi juga momentum menguatkan kembali tradisi kejayaan olahraga dayung di Sulsel.

“Pra PORPROV ini menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga dayung di Sulsel tetap berjalan dan semakin solid. Semangat para atlet, pelatih, dan tim teknis menunjukkan keseriusan mengharumkan nama daerah,” ujar Alimuddin.

Ia menambahkan, penyelenggaraan Pra PORPROV tahun ini berlangsung kompetitif dengan munculnya talenta muda dari berbagai kabupaten/kota. Hal ini menjadi sinyal positif bagi regenerasi atlet yang menjadi fokus PODSI Sulsel.

“Banyak atlet muda menunjukkan potensi luar biasa. Pembinaan di daerah mulai bergerak ke arah lebih baik. PODSI Sulsel berkomitmen menjaga kesinambungan prestasi melalui pembinaan jangka panjang,” jelasnya.

Selain itu, Alimuddin menegaskan peningkatan kualitas penyelenggaraan pertandingan, baik dari aspek teknis maupun profesionalitas perangkat pertandingan, serta pentingnya dukungan pemerintah daerah dan stakeholders untuk pengembangan fasilitas latihan.

“Dayung adalah olahraga yang berpotensi mendulang medali di tingkat nasional. Jika ingin bersaing hingga PON, fasilitas latihan harus terus ditingkatkan. Sinergi antara pemerintah, KONI, dan PODSI kabupaten/kota harus semakin kuat,” tambah Alimuddin.

Ketua PODSI Sulsel optimistis Sulawesi Selatan akan menempatkan atlet-atlet terbaik dalam PORPROV mendatang dan meraih prestasi yang membanggakan.****

You might also like