PEDAGANG CENTRAL DUKUNG GERAKAN PENERTIBAN APPI”
Ada gerakan dibeberapa Minggu belakangan ini yang dilakukan oleh bapak walikota Makassar H.Munafri Arifuddin SE, yang populer di panggil Appi cukup menarik dan mendapatkan komentar yang beragam dari netizen.
Sang walikota bersama wakilnya Hj, Aliyah Ilham Arief Sirajuddin dan didampingi Sekda serta kepala dinas turun dilapangan dengan agenda penataan para pedagang kaki lima. Mereka langsung bertatap muka dengan pedagang pasar tumpah dijln Veteran selatan dan pasar pa’baeng-baeng Makassar. ” Intinya mereka tidak melarang menjual namun ditempat yang tidak mengganggu arus lalulintas dan ketenteraman masyarakat disekitarnya serta pedagang tidak melanggar aturan.
Kegiatan ini mendapat respon kuat, baik dari masyarakat khususnya sejumlah pedagang kaki lima.
Reaksi positifpun muncul dari para pedagang di central ( baca Asli Pedagang central), dimana sangat mengharapkan bapak Walikota juga menyambangi pasar sentral untuk melihat langsung kondisi dilapangan, yang hari ini masih beberapa lokasi sangat semrawut, terkhusus pedagang kaki lima di jln KH.Muh.Ramli, tepatnya dijalur depan Toko Swalayan Sejahtera ampai di perapatan jln Cokroaminoto ( pos bundaran Polisi) , disini pedagang kaki lima menggunakan badan jalan dan menghalangi jalur masuk jejeran toko yang sesungguhnya pedagang “Asli ” central.
Menurut salah seorang pedagang yang mengaku berdagang sudah cukup lama dicentral, para pemilik toko sangat mengeluh atas kehadiran pedagang kaki lima didepan tokonya, hanya saja tak mampu berbuat banyak untuk menghindari hal yang tidak diinginkan ” nah karena program walikota didengungkan akan menertibkan pedagang kaki lima yang melanggar dan menggunakan badan jalan, karenanya kami sangat mengharapkan kehadiran.biar mereka melihat langsung kondisinya” tutur Zulkarnain.
Zulkarnain bahkan melempar saran agar, pedagang kaki yang tidak tertib itu di relokasi ke kios di jln Cokroaminoto yang banyak kosong alias tidak berpenghuni, ” idealnya bawa saja pindah pedagang kaki lima kekios yang sudah dibangun namun tidak di manfaatkan. Biar tidak berkesan Mubazir” tandas Zulkarnain meyakinkan pada penulis.
Himbauan ” Appi ” untuk para pedagang agar tetap berjualan ditempat yang aman dan tidak menggangu arus lalu lintas perlu di Apresiasi, apalagi muaranya bertujuan untuk keselamatan pedagang sendiri. (AH).