Prodi S1 Kesmas FKM UIT Gelar Penarikan PBL 3 di Tanakaraeng Kab. Gowa

TEGASNEWS.COM – GOWA. Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Timur melaksanakan kegiatan Penarikan Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) 3 di Desa Tanakaraeng, Kecamatan Manuju, Kabupaten Gowa, Jumat, 20 Februari 2026.

Kegiatan ini turut dihadiri olehWA Hikmatullah, SSTP., MM selaku Camat Manuju; Kepala Desa Tanakaraeng H. Sampara, S.IP; Dekan FKM UIT Marhtyni, S.KM., M.Kes; Ketua Program studi S1 Kesmas FKM UIT Rahma Sri Susanti, S.KM., M.Kes; Pembimbing Lapangan Nismawati, S.Si., M.Kes; Kepala Puskesmas Manuju; Sekretaris Desa; Badan Permusyawaratan Desa (BPD); seluruh perangkat desa; serta mahasiswa peserta PBL 3.

Dalam sambutannya, Dekan FKM UIT menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Desa Tanakaraeng beserta masyarakat yang telah menerima dan mendampingi mahasiswa dengan sangat baik sejak awal hingga berakhirnya kegiatan PBL 3. Ia menekankan bahwa dukungan dan keterbukaan pemerintah desa menjadi faktor penting dalam keberhasilan proses pembelajaran lapangan mahasiswa.

Sementara itu, Kepala Desa Tanakaraeng, H. Sampara, S.IP, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kontribusi nyata mahasiswa selama pelaksanaan PBL 3 di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa sejumlah program unggulan yang dilaksanakan mahasiswa akan terus dilanjutkan oleh pemerintah desa, khususnya pemanfaatan sampah menjadi paving blok serta penerapan lingkungan bebas rokok sebagai upaya peningkatan kesehatan masyarakat.

“Khususnya program pemanfaatan sampah menjadi paving blok dan penerapan lingkungan bebas rokok, ini akan kami lanjutkan dan kembangkan di desa sebagai ilmu serta inovasi yang ditinggalkan oleh mahasiswa untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap seluruh program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu kesehatan masyarakat secara nyata.

Camat Manuju, Hikmatullah, SSTP., MM, dalam sambutannya sekaligus secara resmi menutup kegiatan PBL 3, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras mahasiswa selama berada di Desa Tanakaraeng. Ia menegaskan pentingnya keberlanjutan program serta kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Ia juga berharap kerja sama antara Pemerintah Desa Tanakaraeng dan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Timur dapat diperluas ke desa-desa lain di wilayah Kecamatan Manuju, sehingga seluruh desa dapat memperoleh manfaat dan transfer ilmu yang sama dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Mahasiswa peserta PBL 3 berjumlah 30 orang dari semester V, yang terbagi ke dalam dua posko, yaitu Posko 1 di Dusun Bilampang dan Posko 2 di Dusun Manyampa. Selama pelaksanaan PBL 3, mahasiswa melaksanakan berbagai kegiatan evaluasi serta pemberdayaan masyarakat yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi desa. Koordinator Desa PBL 3 adalah Arjun, dengan Yusri sebagai Ketua Posko 1 dan Yusra sebagai Ketua Posko 2.

Dengan berakhirnya kegiatan PBL 3 ini, diharapkan sinergi antara sivitas akademika FKM UIT dan masyarakat Desa Tanakaraeng dapat terus terjalin dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkesinambungan.

(Humas UIT/ Beddu Lahi, Marhtyni).

You might also like