Peran Penting Proktor dan Teknisi dalam Simulasi Uji Coba Olimpiade Sains Nasional

TEGASNEWS.COM – Enrekang, Selasa 3 Juni 2025
Simulasi Uji Coba Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten yang dilaksanakan di Laboratorium Komputer SMA Negeri 2 Enrekang membawa tantangan tersendiri. Keberhasilan pelaksanaan simulasi ini tidak lepas dari peran penting proktor dan teknisi. Berikut adalah ulasan mengenai peran mereka dalam kegiatan ini.

Proktor memiliki tanggung jawab utama dalam menjaga ketertiban dan kelancaran jalannya ujian. Menurut Muh Husnandar Husain,S.Kom. (Proktor OSN SMA Negeri 2 Enrekang) mengemukakan berikut adalah beberapa tugas penting proktor:
– Pengawasan : Proktor memastikan bahwa setiap siswa mengikuti ujian dengan jujur dan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.
– Persiapan : Sebelum ujian dimulai, proktor memastikan bahwa semua perangkat dan materi ujian sudah siap digunakan.
– Pendampingan: Selama ujian, proktor memberikan bantuan jika terdapat masalah teknis atau pertanyaan dari siswa.

Sedangkan menurut Putra Yusuf Rezaprakaza Taher,S.Pd. (Teknisi OSN SMA Negeri 2 Enrekang) mengemukakan Teknisi bertanggung jawab untuk memastikan semua peralatan komputer dan perangkat lunak berjalan dengan baik selama simulasi. Berikut adalah tugas teknisi:
– Pemeliharaan : Sebelum ujian dimulai, teknisi memeriksa dan mempersiapkan semua komputer agar siap digunakan.
– Pemecahan Masalah : Jika terdapat kendala teknis selama ujian, teknisi bertindak cepat untuk menyelesaikan masalah tersebut agar tidak mengganggu jalannya ujian.
– Pengoptimalan Sistem : Teknisi memastikan bahwa jaringan dan sistem komputer berjalan optimal untuk mendukung pelaksanaan ujian.

Simulasi Uji Coba Olimpiade ini dilakukan dalam dua sesi untuk memastikan semua peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan tertib. Berikut adalah pembagian sesi:
– Sesi Pertama: Diikuti oleh 24 siswa yang mengerjakan berbagai mata pelajaran seperti Matematika, Fisika, Biologi, Kimia, Ekonomi, Informatika, Astronomi, Geografi, dan Kebumian.
– Sesi Kedua : Diikuti oleh 21 siswa dengan mata pelajaran yang sama.

Pembagian sesi ini memberikan waktu yang cukup bagi proktor dan teknisi untuk mempersiapkan segala sesuatu sebelum dan setelah setiap sesi berlangsung.
Mata pelajaran yang diujicobakan meliputi beragam bidang ilmu, memberikan kesempatan kepada siswa untuk menunjukkan keahlian mereka di berbagai disiplin ilmu:
– Matematika
– Fisika
– Biologi
– Kimia
– Ekonomi
– Informatika
– Astronomi
– Geografi
– Kebumian

Dengan adanya simulasi ini, siswa dapat lebih siap menghadapi Olimpiade Sains Nasional yang sesungguhnya, sementara proktor dan teknisi membantu memastikan kelancaran dan keberhasilan pelaksanaannya. Peran mereka sangat krusial dalam menciptakan lingkungan ujian yang kondusif dan adil bagi semua peserta, ungkap Sukayono.(*)

You might also like