
TEGASNEWS.COM – MAKASSAR. Upaya untuk melahirkan output bagi lembaga pendidikan merupakan target yang tidak bisa ditawar. Karenanya sekolah lewat tenaga pengajar diharapkan mampu terus menerus mencari strategi pembelajaran pada siswa hingga dapat mencapai nilai yang berkualitas.
Konsep inilah yang di optimalkan SMKN 8 Makassar dalam menghadapi kondisi saat ini yang padat dengan lahirnya berbagai perubahan tidak terkecuali perubahan modul kurikulum di setiap tingkatan pendidikan, demikian diakui kepsek SMK negeri 8 saat ditemui diruang kerjanya.
Kata Dr.Asnah , perubahan atau loncatan loncatan sistem saat ini tak perlu di risaukan. Pemerintah tentunya sudah memiliki target dan pemikiran yang matang akan kemajuan pendidikan kedepannya. Kepala sekolah, dan tenaga gurunya di tantang dalam meng-siasati, Khususntya pada perusahaan kurikulum dari 13 ke Kurikulum merdeka dan sebentar lagi masuk kurikulum deep learning. Dijelaskan oleh kepsek yang mengabdi menjadi abdi negara sejak tahun 1994, ketiga kerangka kerja kurikulum ini pada dasarnya tidak jauh beda, semuanya bermuara pada pencapaian Karekteristik siswa, kompetensi dan upaya meraih nilai yang optimal . ” Sekarang tinggal bagaimana guru memberikan atau menerapkan sistem pelajaran yang efektif sehingga mampu mencapai tiga faktor diatas” ujarnya meyakinkan.
Menurut kepsek yang telah memimpin beberapa SMK di Makassar, diantaranya SMK negeri 7, SMK 4 , SMK 9, sebelum ke sekolah faforit SMK 8 setiap sistem dalam model kurikulum, tidak bisa dengan serta merta dapat dilihat hasil nya namun butuh proses, seperti kurikulum K 13, Pancasila merdeka belajar, ini butuh proses dan selanjutnya nanti kita lihat lagi dengan kurikulum Deep Learning yang intinya adalah PEMBELAJARAN MENDALAM, ” Artinya semua model kurikulum punya lebih-kurangnya, tergantung lingkungannya, proses pembelajarannya dan mitra pembelajaran terkhusus untuk sekolah kejuruan ” tandas Dr.Asnah B,
Ketika disinggung hal tentang yang urgent buat sekolah kejuruan, Kepsek yang jebolan IKIP 1992 ( saat ini UNM ) dan mulai mengabdi tahun 1994, berujar adalah hal kerja sama dengan dunia industri. Sekolah harus dituntut mampu menciptakan hubungan yang solid dan harmonis sehingga hubungan terus mesra dan selalu siap menerima siswa untuk praktek kerja ( PKL). Dan Alhamdulillah untuk SMK 8 hubungan dengan industri selaku mitra cukup excellent selama ini, tukas Dr.Asnah Baharuddin S.pd.Mpd.menutup perbincangan. ( AH/jml)