TEGASNEWS.COM – SIDRAP. Universitas Terbuka (UT) terus menunjukkan komitmennya dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi semua kalangan. UT Makassar resmi menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) dalam upaya meningkatkan mutu penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Rektor UT dan Bupati Sidrap, Syahruddin Alrif, SE, MM, digelar di depan rumah jabatan Bupati dalam memontum temu guru PGRI dan pelantikan pengurus Cabang dan Ranting PGRI se Kecamatan Marietengngae, Kamis 31 Juli 2025. Acara ini berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh antusias, dihadiri Wakil Bupati Nurkanaah, SH, M.Si, Ketua DPRD Sidrap, para kepala dinas, Kepala BKD, Koramil, Polsek, para kepala sekolah, serta ratusan guru se-Kabupaten Sidrap.
Direktur UT Makassar, Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim, SE, MM dalam sambutannya yang dibacakan oleh Penanggung Jawab Wilayah Layanan UT Sidrap dan Pinrang, Drs. H. Jamil, M.Pd, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, sesuai cita-cita luhur pendiri Republik.
“Sebagai Perguruan Tinggi Jarak Jauh (PTJJ) yang mengusung sistem pembelajaran daring, UT memberikan kesempatan luas kepada siapa saja—mulai dari ASN, wirausahawan, lulusan SMA, hingga ibu rumah tangga—untuk mengenyam pendidikan tinggi,” kata Prof. Rahman.
Ia mengungkapkan, saat ini terdapat ratusan mahasiswa aktif UT Makassar yang berasal dari Kabupaten Sidrap. Jumlah ini merupakan bagian dari total 10.097 mahasiswa UT Makassar secara keseluruhan.
Tak hanya itu, alumni UT Makassar di Sulawesi Selatan juga telah mencapai angka sekitar 80 ribu orang, dan ribuan di antaranya berasal dari Sidrap. Mereka kini tersebar di berbagai profesi, mulai dari sektor pemerintahan, pendidikan, hingga swasta. Angka ini menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap model pendidikan fleksibel yang ditawarkan UT.
Prof. Rahman berharap Pemkab Sidrap bisa menjadi mitra strategis dalam memperluas jangkauan layanan UT di daerah. “Tidak ada lagi alasan soal waktu, jarak, usia, atau biaya. Semua bisa kuliah di UT karena fleksibel dan terjangkau,” tegasnya.
Bupati Sidrap, Syahruddin Alrif, menyambut positif kerja sama ini. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) adalah kunci kemajuan suatu daerah.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran UT di Sidrap. Ini menjadi peluang besar bagi ASN, guru-guru, hingga generasi muda untuk melanjutkan kuliah tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau rumah,” ujarnya.
Syahruddin juga menyatakan, Pemkab Sidrap siap mendukung penuh pengembangan layanan UT, termasuk dalam hal sosialisasi dan fasilitasi akses informasi kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan seluruh warga Sidrap punya kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan tinggi. Ini bagian dari tanggung jawab kami dalam membangun SDM unggul dan berdaya saing,” pungkasnya.
Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan angka partisipasi pendidikan tinggi di Sidrap akan terus meningkat dan melahirkan generasi unggul yang siap berkontribusi langsung terhadap pembangunan daerah dan bangsa.(*)