Guru-guru SMA Negeri 2 Enrekang Ikuti Bimbingan Pembelajaran Tajwid bagi Guru

TEGASNEWS.COM – Enrekang. Pada hari Senin, 27 Oktober 2025, Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dari SMA Negeri 2 Enrekang mengikuti kegiatan bimbingan pembelajaran tajwid. Acara ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan dan bertempat di Hotel Sabindo Enrekang. Adapun peserta kegiatan ini yakni guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Guru Mata Pelajaran lainnya yang memiliki kemampuan bacaan Alquran “tajwid” baik dari SMA/SMK/SLB Negeri dan Swasta se Kabupaten Enrekang sebanyak 100 orang guru.

Kegiatan bimbingan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru dalam mengajarkan tajwid kepada Murid. Kegiatan ini dibuka oleh Plt. Kabid GTK Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi (Dr.H. Anshar Syukur,S.Kom.,M.I.Kom.). Tajwid, sebagai ilmu yang mempelajari cara membaca Al-Qur’an dengan tepat, merupakan bagian penting dari kurikulum Pendidikan Agama Islam. Dengan bimbingan ini, diharapkan para guru dapat lebih mahir dalam menyampaikan materi tajwid, sehingga siswa dapat membaca Al-Qur’an dengan lebih baik dan benar.

Dalam bimbingan ini, terdapat beberapa materi utama yang dibahas, antara lain:
– Pengertian Tajwid: Memahami definisi dan pentingnya tajwid dalam membaca Al-Qur’an.
– Hukum Bacaan Tajwid: Mengulas aturan-aturan dasar dalam tajwid seperti idgham, ikhfa, dan iqlab.
– Praktik Membaca: Sesi latihan membaca Al-Qur’an dengan menerapkan aturan tajwid secara langsung.
– Metode Pengajaran: Teknik-teknik efektif untuk mengajarkan tajwid kepada siswa di kelas.

Para guru yang mengikuti bimbingan ini mendapatkan sejumlah manfaat, di antaranya:
– Pengayaan Pengetahuan: Memperdalam pemahaman tentang ilmu tajwid dan cara mengajarkannya.
– Peningkatan Kualitas Pengajaran: Meningkatkan kemampuan dalam menyampaikan materi secara lebih menarik dan mudah dipahami siswa.
– Jaringan Profesional: Kesempatan untuk berbagi pengalaman dan berdiskusi dengan sesama guru dari berbagai daerah.
Dengan adanya bimbingan ini, diharapkan kualitas pengajaran Pendidikan Agama Islam, khususnya dalam hal tajwid, dapat terus meningkat, sehingga siswa mampu membaca Al-Qur’an dengan benar dan lancar,ungkap Sukayono.(*)

You might also like