Kedatangan Pangdam disambut langsung oleh Bupati Sidrap, H. Syaharuddin Alrif, bersama jajaran pemerintah daerah di Pabrik PB Rahma 35, Kelurahan Lautang Benteng, Kecamatan Maritengngae. Dalam kesempatan itu, ia meninjau langsung proses pengolahan beras guna memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga.
“TNI AD mendapat tugas tambahan untuk mengawal cadangan sosial nasional sebanyak 3 juta ton beras. Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Polda Sulsel, agar stok beras tetap stabil dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” ujar Mayjen Windiyanto.
Selain itu, Pangdam menyoroti target produksi gabah di Sulawesi Selatan. Saat ini, Kementerian Pertanian menargetkan produksi 6 juta ton gabah per tahun, namun realisasi di lapangan masih berkisar 5,5 juta ton. Ia menegaskan TNI AD siap membantu optimalisasi produksi untuk mencapai target tersebut.
Di akhir kunjungannya, Pangdam XIV/Hasanuddin mengapresiasi program P300 yang digagas Bupati Sidrap. Menurutnya, program tersebut memiliki dampak positif bagi pertanian dan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional.***






