Gerakan Indonesia Menanam Melalui Wadah Polybag akibat Keterbatasan Lahan

TEGASNEWS.COM – Enrekang. Sabtu 26 April 2025
Keterbatasan lahan sering kali menjadi tantangan dalam upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan. Fenomena lahan sempit dan betonisasi yang terjadi di berbagai daerah menuntut adanya solusi kreatif agar tetap dapat berpartisipasi dalam Program Pemerintah yakni Gerakan Indonesia Menanam. Di UPT SMA Negeri 2 Enrekang, keterbatasan ini tidak menjadi penghambat berkat inovasi dalam metode penanaman.
Gerakan SMADA Hijau merupakan inisiatif OSIS UPT SMA Negeri 2 Enrekang yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi siswa dalam upaya penghijauan. Program ini sejalan dengan Gerakan Indonesia Menanam yang digalakkan oleh pemerintah.

Menurut Salmiati,S.Sos., Tujuan Gerakan SMADA Hijau, yakni :
– Meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa.
– Mengoptimalkan penggunaan lahan yang terbatas untuk penghijauan.
– Memperkenalkan teknik penanaman modern yang ramah lingkungan.
Untuk mengatasi keterbatasan lahan, SMA Negeri 2 Enrekang mengadopsi dua metode penanaman yang efektif: polybag dan hidroponik.
Penanaman dengan Polybag,
Polybag merupakan kantong plastik atau kain yang digunakan sebagai media tanam. Metode ini cocok digunakan di lahan sempit karena tidak memerlukan tanah yang luas. Berikut adalah manfaat menggunakan polybag:
– Hemat ruang : Polybag dapat ditempatkan di mana saja, seperti di halaman sekolah atau bahkan digantung.
– Mudah dipindahkan : Tanaman dalam polybag dapat dengan mudah dipindahkan sesuai kebutuhan.
– Biaya terjangkau : Polybag memiliki harga yang relatif murah dan dapat digunakan berulang kali.

Selanjutnya Penanaman dengan Hidroponik, Hidroponik adalah metode bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah, melainkan memanfaatkan air yang mengandung nutrisi. Keuntungan dari metode ini meliputi:
– Efisiensi penggunaan air : Hidroponik menggunakan air yang lebih sedikit dibandingkan penanaman konvensional.
– Pertumbuhan tanaman lebih cepat : Tanaman hidroponik cenderung tumbuh lebih cepat dan sehat karena nutrisi terserap secara optimal.
– Kebersihan dan kontrol : Tanaman lebih bersih dan mudah dikontrol dari hama serta penyakit.

Melalui inovasi penanaman dengan polybag dan hidroponik, SMA Negeri 2 Enrekang sukses melaksanakan Gerakan SMADA Hijau meskipun dihadapkan pada keterbatasan lahan. Solusi ini tidak hanya mendukung program pemerintah, tetapi juga memperkaya pengetahuan siswa mengenai teknik penanaman modern yang berkelanjutan. Semangat dan kreativitas dalam mengatasi tantangan lahan sempit merupakan langkah penting menuju lingkungan yang lebih hijau dan sehat, ungkap Sukayono.(*)

You might also like