WARGA UTARA RESAH, SMA 4 WAJIB TAMBAH ROMBEL – Diserbu tamatan SMP 4 kecamatan –

Oleh Ahmad Haruna
Wartawan senior, pemerhati Pendidikan.

TEGASNEWS.COM – MAKASAR. GONG penerimaan siswa baru untuk tingkat pendidikan SMA telah ditabuh mulai 10 Juni hingga 12 untuk jalur Domisili dan Afirmasi.
Baru hari pertama (10/6) di SMA 4 pendaftar sudah mencapai 800 siswa bahkan beberapa orang tua siswa mengalami kelelahan karena menunggu antrian dan berdesakan.
Kondisi ini tak bisa dihindari sebab selain animo orang tua yang tinggi mendampingi anaknya untuk mengurus pendaftaran ke jenjang SMA, yang paling memprihatinkan karena satu satunya sekolah pilihan di Utara hanyalah SMA negeri 4 yang berdomisili di jln Cakalang dengan serbuan tamatan SMP di empat kecamatan yakni Ujung tanah, kecamatan Tallo, Wajo, dan kecamatan Bontoala.

Tentunya keadaan ini sangat
Menyedihkan akibat ada dua sekolah yang setiap tahunnya biasanya menjadi sasaran warga di empat kecamatan namun telah di tetapkan sebagai sekolah unggulan.SMA 1 dan 17 Makassar.

Persoalan soal penatapan sekolah unggulan , masih perlu diskusi panjang, sebab selain syarat seorang calon memiliki prestasi raport semester satu hingga semester 5, juga orang tua perlu memilikirjkan faktor ekonomi yakni jarak dengan mengorek kocek dalam dalam dalam membiayai anak didiknya selama tiga tahun. Akibatnya banyak anak yang berprestasi tamatan dari SMP 7, 5, 4, SMP 22 , 50, 37 dan SMP Hangtuah dan SMP Muhammadiyah Memilih SMA 4 untuk berlabuh dan bertarung memperebutkan kursi yang hanya tersedia 330 siswa dengan beberapa jalur dan khusus jalur domisili dan afirmasi 35 persen selebihnya jalur non akademik, pelaporan , akademik, mutasi, dan anak guru.

Sekedar gambaran dengan skema ini, dapat dipastikan akan berguguran calon siswa tidak terkecuali siswa yang berprestasi disekolah asalnya.

Sejumlah orang tua siswa yang ditemui penulis di lokasi pendaftaran, Muh Yasir misalnya seorang pegawai Kantor kecamatan Ujung tanah berujar, dalam dua tahun terakhir ini seluruh siswa yang tamat disekitar domisilinya Jln Barukang 6 tembus masuk SMA 4, namun dengan aturan baru dimana prentase untuk domisili dikurangi, Makassar dirinya pesimis untuk meraih kursi di SMA 4, ” saya khawatir anak didik yang di sekitar jln Barukang akan banyak tidak terakomodir” tandas Muh.Yasir dengan penuh keluh kesah.

Menurut dia jika kondisi tidak diatasi dengan menambah Rombel atau menambah tambahan kelas, akan menimbulkan keresahan di wilayah Utara untuk bidang pendidikan, ” Disdik harus berani mengambil langkah penambahan, khususnya di SMA 4 di wilayah Utara ” tambah Yasir penuh harap.

Ungkapan yang sama juga dilontarkan oleh beberapa orang tua siswa namun nada hampir seragam mengharapkan adanya upaya pihak Dinas pendidikan provinsi Sulawesi Selatan agar memikirkan lebih tajam dan serius untuk penambahan kelas di SMA 4 agar warga bisa sedikit mendapat kelegahan anak didiknya diterima disekolah yang mereka idamkan dan mampu menembus dengan transportasi yang murah.

PERAN SWASTA DIHARAPKAN BERBENAH DIRI.

Solusi yang diharapkan dan dihadapi oleh pemerintah saat ini, adalah peran swasta sebagai alternatif untuk mengatasi permasalahan.

Hanya saja persoalan yang mendasar, selera masyarakat untuk memasukkan anak didiknya ke sekolah non negeri, masih terlalu rendah, hasil survey salah satu lembaga hanya berkisar 15 persen warga yang punya kepercayaan untuk sekolah non negeri. Hal kedua adalah mereka melihat sarana dan prasarana yang dimilki swasta masih jauh dari memadai sehingga pencapaian kualitas pendidikan tentunya tidak optimal.

Akhirnya dengan melihat penomena pendaftaran siswa baru dengan berbagai aturan barunya, semoga pihak pemerintah dalam hal ini Diknas propinsi bisa merumuskan kembali kebijakan lahirnya sekolah unggulan yang membuat sekolah, khususnya SMA negeri 4 yang berada di Utara kota diserbu pendaftar dari berbagai tamatan SMP di empat kecamatan.

Sekali lagi kita harapkan ada solusi yang tepat dengan mengeluarkan kebijakan untuk penambah jumlah Rombel atau kelas.

Semoga.Pendidikan unggul Sulsel Tangguh. ( Jml)

You might also like