TEGASNEWS.COM – MAKASSAR. Universitas Terbuka (UT) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah pendidikan tinggi nasional. Program Doktor Ilmu Manajemen UT resmi meraih akreditasi “Unggul” dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA). Capaian ini menjadi bukti komitmen UT dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi, khususnya pada jenjang doktoral.
Akreditasi ini sekaligus mempertegas bahwa sistem Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ) yang diterapkan UT memiliki kualitas setara dengan perguruan tinggi konvensional. Sebagai pelopor pendidikan jarak jauh di Indonesia, UT terus membuktikan keunggulannya dalam memberikan akses pendidikan yang inklusif dan fleksibel.
Direktur UT Makassar, Prof. Dr. H. Abdul Rahman Rahim, menyambut positif pencapaian ini. Ia menyatakan bahwa UT Makassar akan terus melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari penguatan sistem pembelajaran, peningkatan kualitas kurikulum, layanan akademik, hingga penguatan sumber daya pengajar.
“UT memberikan solusi bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu, jarak, dan kesibukan. Dengan sistem daring, mahasiswa bisa kuliah dari mana saja dan kapan saja tanpa harus datang ke kampus,” ujarnya di Makassar, Senin (28/7).
Saat ini, UT memiliki empat fakultas utama dan satu program pascasarjana yang membawahi 57 program studi dari jenjang diploma, sarjana, magister, hingga doktor. Keempat fakultas tersebut adalah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta Fakultas Sains dan Teknologi (FST).
Sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) yang telah terakreditasi A oleh BAN-PT, UT Makassar terus berkomitmen memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Kebijakan inklusif seperti tanpa batasan usia dan tahun ijazah menjadi keunggulan tersendiri, terutama bagi masyarakat yang telah bekerja atau memiliki keterbatasan waktu.
Dari sisi pembiayaan, UT juga menawarkan kemudahan. Biaya kuliah per semester berkisar antara Rp1,3 juta hingga Rp2,2 juta tanpa pungutan uang pangkal atau uang pembangunan. “Ini menjadi daya tarik utama bagi masyarakat yang ingin kuliah dengan biaya terjangkau namun tetap mendapatkan kualitas terbaik,” kata Prof. Rahman.
UT Makassar juga tengah membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk seluruh jenjang pendidikan, termasuk Program Pascasarjana yang akan dimulai Agustus 2025. Saat ini tersedia enam program studi magister, yakni Magister Manajemen, Magister Manajemen Perikanan, Magister Administrasi Publik, Magister Pendidikan Dasar, Magister Pendidikan Bahasa Inggris, dan Magister Hukum.
Prof. Rahman menargetkan jumlah mahasiswa aktif UT Makassar mencapai 15.000 orang pada tahun 2025. Target ini dinilai realistis melihat tingginya minat masyarakat terhadap pembelajaran jarak jauh berbasis digital.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi UT di admisi-sia.ut.ac.id atau melalui layanan Sentra Layanan UT (SALUT) yang tersebar di berbagai kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
“UT adalah kampus rakyat, kampus fleksibel, dan kampus masa depan,” pungkas Prof. Rahman.(*)